Senin, 23 Maret 2015

Tugas SPK 3-F



PRIAGUNG PURNOMO
NPM : 12.1.03.03.0122
3F/ SystemInformasi


A.    IDENTIFIKASI MASALAH
Berdasarkan latar belakang yang telah diterangkan diatas, maka penulis mengidentifikasikan permasalahan yang terjadi pada anak Sekolah Alam I’jaz Kidz diantaranya :
1.         Keterbatasan pengetahuan guru terhadap gejala-gejala psikologi anak.
2.         Belum adanya sistem pakar yang mempermudah guru paud dan TK untuk memperoleh informasi tentang gangguan yang terjadi pada anak di Sekolah Alam I’jaz Kidz dan cara penanganannya.
3.         Keterbatasan pakar psikologi di Sekolah Alam I’jaz Kidz.

B.     PEMBATASAN MASALAH
Mengingat kompleksnya masalah yang ditemui di Sekolah Alam I’jaz Kidz Kediri, agar dalam penyusunan penulisan skripsi ini lebih terarah maka dilakukan pembatasan-pembatasan seperti tersebut di bawah ini:
1.      Pembuatan sistem pakar ini hanya berdasarkan pada gejala-gejala umum yang terjadi pada perilaku anak dalam aktivitas kesehariannya.
  1. Diasumsikan bahwa data dimasukkan oleh user (guru) yang mengetahui perubahan perilaku si anak.
  2. Sumber pengetahuan diperoleh dari studi di lapangan, buku-buku, dan e-book yang mendukung.
  3. Menggunakan kaidah produksi yaitu aturan if-then (jika-maka) untuk representasi pengetahuan. Dan apabila salah satu aturan dalam rule tidak terpenuhi atau tidak ada maka nama gangguan tidak akan muncul.
  4. Metode yang digunakan dalam penyelesaian masalah ini adalah metode Forward Chaining.
  5. Output yang dihasilkan adalah gangguan yang terjadi pada anak.
  6. Perancangan program aplikasi sistem pakar ini berbasis web menggunakan PHP dan MySql.

C.    PERUMUSAN MASALAH
Berdasarkan latar belakang di atas maka dapat disimpulkan ada beb`erapa permasalahan yang ada pada penelitian skripsi ini, yaitu:
1.         Bagaimana merancang suatu sistem pakar untuk mendefenisikan gangguan supaya guru mudah melihat, mengamati, menganalisa dan mengendalikan sifat dan perilaku pada anak di Sekolah Alam I’jaz Kidz Kediri.
2.         Bagaimana program tersebut dapat memberikan informasi yang tepat dan up to date tentang gangguan perilaku pada anak


D.     METODE PENELITIAN
1.   Teknik dan Pendekatan Penelitian
Pembuatan aplikasi sistem konsultasi ini dikarenakan proses konsultasi di Sekolah Alam I’jaz Kidz Kediri masih menggunakan cara manual yaitu dengan sharing antara guru dengan murid dan dengan pengamatan yang sangat sederhana, sehingga sering menemui berbagai kendala. Dengan dibuatnya sistem komputerisasi diharapkan mampu mengatasi berbagai kendala yang diakibatkan karena kurangnya interaksi antara guru dengan murid. Pembuatan aplikasi sistem konsultasi ini menggunakan bahasa pemrogaman Web dengan PHP karena bahasa pemrogramanya bersifat Open Source yang dapat diperoleh secara gratis dan didistribusikan dengan bebas. PHP juga memiliki kelebihan-kelebihan dibandingkan bahasa sejenis, seperti CGI dan Perl. Sedangkan database yang digunakan adalah MySql karena database ini berbasis client-server sehingga mudah dalam implementasinya.
2.   Prosedur Penelitian
Pada proses pembuatan aplikasi sistem Konsultasi di Sekolah Alam I’jaz Kidz Kediri tahapan pertama adalah dengan melakukan wawancara dengan petugas bagian Administrasi di Sekolah Alam I’jaz Kidz Kediri Setelah melakukan wawancara baru dilakukan penelitian. Metode penelitian yang dilakukan adalah :
1.        Studi Pustaka
Yaitu dilakukan dengan cara mengumpulkan dan mempelajari semua informasi yang berhubungan dengan sistem yang akan dibuat dan mencari informasi dari sumber internet yang berisi konsep-konsep secara teoritis.
2.        Studi Lapangan (Observasi)
Yaitu mengadakan survey secara langsung ke lapangan untuk mengadakan pengamatan dan pengambilan data terhadap obyek penelitian lapangan melakukan wawancara kepada pihak-pihak yang berkaitan setelah itu dilakukan penelitian untuk memperoleh data-data yang diperlukan dalam penulisan.
3.        Analisa Sistem
Merupakan analisa mengenai berbagai proses tentang data-data yang nantinya akan diperlukan dalam program aplikasi untuk menentukan alur program yang akan dibuat.
4.         Desain Sistem
     Untuk mencari objek yang merupakan jawaban dari pertanyaan yang diberikan merupakan teknik pelacakan yang menirukan proses belajar manusia, sehingga informasi baru dapat diserap dan digunakan sebagai acuan dimasa yang akan datang. informasi ini diserap tanpa mengubah atau mempengaruhi informasi lain yang telah tersimpan.
5.        Pengkodean (Coding)
Merupakan pembuatan program aplikasi yang telah dirancang.
6.        Implementasi Program
Merupakan pengimplementasian dari program yang telah dibuat.
7.        Uji Coba Program
Merupakan pengujian program yang sudah dibuat, apakah sudah memenuhi target perancangan atau tidak.
8.        Dokumentasi
Merupakan suatu hasil akhir program untuk didokumentasikan dan siap untuk dipakai pada sekolah.

3.   Kriteria Pengujian
Kriteria yang digunakan untuk menyatakan keberhasilan penelitian yang dilakukan adalah sebagai berikut :
a.       Kriteria validitas atau ketepatan yaitu input data dalam program tepat dengan keadaan yang sebenarnya. Misalkan data anak yang diinputkan pada hari A adalah sejumlah 3 anak dengan perilaku anak yang berbeda-beda maka data dalam database akan bertambah jumlah perilaku sesuai yang diinputkan pada hari A tersebut.
b.      Kriteria kepraktisan yaitu pada proses pencatatan data perilaku anak sudah tidak menggunakan catatan pada buku dan data gejala dan gangguan pada anak bisa diakses oleh guru tanpa harus membongkar-bongkar file sehingga kegiatan konsultasi yang dilakukan  lebih praktis dan lebih terdata dengan baik.
c.       Kriteria keefektifan yaitu sistem konsultasi sangat efektif karena bisa menghemat waktu, tenaga dan kinerja guru bisa meningkat. Karena kemungkinan kesalahan pencatatan data perilaku murid dan proses pencarian data perilaku memakan waktu yang lama pada waktu masih menggunakan cara manual bisa teratasi dengan adanya sistem komputerisasi.
d.      Kriteria security atau keamaanan yaitu keamanan, penyimpanan data konsultasi dalam sistem komputerisasi akan lebih aman karena hanya pihak-pihak tertentu yang mempunyai hak akses yang bisa mengakses data konsultasi karena adanya sistem password pada aplikasi ini. Berbeda dengan proses pencatatan data perilaku anak yang menggunakan cara manual. file yang berisi data perilaku anak bisa dibaca oleh pihak-pihak yang tidak berkepentingan karena tidak adanya keamanan data.

1 komentar: